Minggu , Juli 22 2018
Home / Headline News / Terciduk! Dosen UIN: NKRI Harga Mati Itu Syirik, Netizen: Dosen Munafik, Melawan Negara Tapi Senang Terima Gaji 13

Terciduk! Dosen UIN: NKRI Harga Mati Itu Syirik, Netizen: Dosen Munafik, Melawan Negara Tapi Senang Terima Gaji 13

Spread the love

24jam|Dosen Khilafah, Bayangkan Seorang Dosen memiliki pemahaman bahwa “NKRI HARGA MATI adalah SYIRIK”.

Berikut ini Tulisannya yang ditulisnya pada 13 Desember 2017 silam di akun facebooknya @Moelfich Hart

Slogan “NKRI harga mati” itu tidak ada dalam Pancasila dan UUD 45. “NKRI harga mati” artinya kesiapan mati demi membela bentuk negara (yaitu negara kesatuan, urusan administratif) yang itu urusan dunia. Bagi non-Muslim, silahkan, bagus.

Bagi Muslim atau keyakinan Islam, kalimat atau slogan itu merusak tauhid. Siap mati demi selain Tuhan yaitu bentuk negara, itu namanya syirik. Kalau mau selamat di hadapan Allah di akhirat kelak, orang yang meyakini itu harus bertaubat.

“Keyakinan agamaku harga mati” adalah kesediaan mati demi membela keyakinan agama. Seperti Bilal bin Rabbah dulu ditindih batu besar dan merintih: “Ahad … ahad … ahad.” Itu jihad karena itu membela keyakinan agama. Kematiannya syahid, pahalanya surga. Adakah keterangan agama membela bentuk negara pahalanya surga?

“NKRI harga mati” adalah slogan yang tidak pancasilais karena bertentangan dengan ajaran agama yang ada dalam prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa.

Harga mati itu membela kemerdekaan dan martabat bangsa dari penindasan dan penjajahan, untuk itulah para pahlawan dan para ulama dulu berjuang sampai mati.[]

Screenshot 1:

Screenshot 2:

Pemahaman agama yang lebih tinggi daripada pemahaman berideologi  bernegara serta penafsiran mentah-mentah menyebabkan sikap Fanatik berlebihan atau Mabok Agama.

Sama seperti Dosen UIN SGD Bandung ini.

Berikut biodatanya:

  • Nama : Drs. Moeflich Hasbullah M.a
  • NIP : 196511111994031000
  • E-mail : [email protected]
  • No.Hp : 0812-2025-690 / 0818-2207-80
  • Alamat : Jl. Cibiru Indah V No.69 Cileunyi – Bandung
  • Profesi : Dosen UIN SGD Bandung

Hidup di Indonesia pekerjaannya dosen dengan status PNS mendapatkan upah dari negara Indonesia akan tetapi perilakunya menentang paham ideologi NKRI.

Jika dilihat lulusan ya dosen ini menyabet gelar S3, akan tetapi jenjang pendidikan yang tinggi tidak menjamin seseorang memiliki akhlak yang terpuji.

Di satu sisi dia bergantung kepada pemerintah terlihat dari status dia di bawah ini yang mengatakan bahwa dia bersyukur mendapatkan gaji ke 13.

 

Akan tetapi di sisi yang lain dia merongrong pemerintah kita dengan memberikan Pernyataan di Facebooknya bahwa NKRI harga mati adalah perbuatan Syirik yang menentang akidah beragama.

Editor: cctvnetizen

Komentari dgn Facebook

About Newbie

Check Also

Kader Demokrat Sebar Hoax Harga Sayur. Netizen: #SBYJelaskan dong

Spread the love Nyimakdulu|HoaxSayur, Netizen Ini Sebar Hoax Tentang Harga Sayur yang meroket tinggi.dkutip dari TL …