Headline News Kesehatan Nasional Social Viral

Viral!,Bocah Yatim Piatu Asal Tangerang Ini, Sahur Hanya Dengan Nasi+Garam, Netizen: Sangat Menyayat Hati, Ayo Bersyukur

Spread the love

24jam|Inspirasi Ramadhan,Β Kisah ini di Alami oleh Sdri. Tika Lestari, yang bertemu dengan anak kecil Yatim Piatu yang dengan taat menjalankan puasa, walau hanya setengah hari alias puasa bedug begitu sebutan lumrahnya.

Oleh : Tika Lestari

Di Share Ulang oleh @San

Cerita dimulai :

Tadi sewaktu naik kereta, saya mendapatkan pelajaran dari seorang anak kecil. Yang menurut saya dia begitu kuat dalam menghadapi hidup ini, jujur saya tidak tahu bagaimana rasanya jika,Β  saya berada di posisi yang sama s’perti yang sedang dia alami saat ini.

Jadi ketika saya ada di dalam kereta, saya berjumpa dengan seorang nenek bersama cucunya.Β Nenek itu bercerita jika cucunya sudah Hidup sebagai yatim piatu saat dia berumur 11 bulan. kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan tragis.

Terlibat dialog sedikit dengan cucu sang nenek yang bernama Alif:

πŸ™Ž: Saya

Alif

πŸ™‡: Alif

πŸ™‡ : kak ini jam berapa ya?Β 

πŸ™Ž: jam 10 dek.

πŸ™‡: yah, masih lama dong buka puasanya?

πŸ™Ž: emang adek puasa?

πŸ™‡: iya kak setengah hari tapi

πŸ™Ž: ohh, emang tadi sahur pake apa?

πŸ™‡: pake nasi sama garem kak, ini juga nanti buka pake air putih aja udah kenyang kak, aku gak punya uang buat beli makan.

Kalian bisa bayangin nggak sih gimana rasanya…? 😒

Kemudian dia bercerita, dia hanya ingin makan ayam kecap dan minum susu kotak. Karena dia tidak pernah makan ayam kecap.

Padahal Ketika saya ingin makan ayam kecap saya tinggal minta masakin orang tua saya.Β Tapi apa yang dialami oleh Adik alif ini sangat menyayat hati saya saat mendengarnya.

Lanjutnya bercerita, dia sering dan suka melihat orang yang membeli minuman di stasiun.

πŸ™Ž: emang kenapa suka ngelihatin gitu?

πŸ™‡ : gak papa kak, aku ngelihatin aja udah senang kok.

Tak hanya itu saja Dia pun mengisahkan bahwa dia pernah tidak menggunakan sandal sewaktu naik KRL, Bahkan dia sempat dibelikan sendal oleh security, sewaktu Dia turun dari KRL tersebut.

Tidak hanya itu ketika uangnya hanya tersisa Rp3.000 dia jalan dari Stasiun Tangerang ke rumahnya di tanah gocap, karawaci-Tangerang, Banten. Dia jalan di bawah pohon agar kakinya terlindungi dari terik panasnya matahari saat dia tidak mempunyai sandal jepit untuk dipakai.

Dia tinggal di tanah gocap Karawaci pun karena belas kasihan orang yang melihat dia sering tidur di mushola alun-alun Tangerang dan akhirnya dikasih kontrakan tapi tetap harus membayar sebesar Rp250.000 per bulan.

Saya heran bias wajahnya tidak menunjukkan kesedihan sama sekali.

Pesan saya untuk para pembaca, ” barangkali mau menyisihkan uangnya untuk adik Alif ini rumahnya di wilayah tanah gocap tepatnya Gang perjuangan Karawaci Tangerang. Tanya aja rumah Bapak Oji, Nama Nenek alif adalah Heni.

Status ini telah dibagikan ulang sebanyak 6.695 kali dan disukai sebanyak 2.241 dalam kurun waktu kurang dari 16 jam.

Media sosial jaman now tidak hanya berkutat mengenai aktivitas si pemilik akun akan tetapi bisa digunakan untuk membantu satu sama lain, salah satunya berbagi kisah inspiratif seperti ini.

Kita berharap dinas terkait dapat segera turun tangan dan memberikan perhatian khusus bagi kaum papah seperti mereka.

Membantu memviralkan kondisi yang sangat memprihatinkan, dari warga merupakan bentuk jihad paling mulia.Β  Agar cepat dan segera ditangani oleh dinas terkait.

Bagian 1:

Bagian 2:

 

Editor: Nenek Koncor

 

Komentari dgn Facebook

Nyimak Tv Dulu