Minggu , Juli 22 2018
Home / 10 Hal / 34 Fakta Mengenai Perang Dingin Bag.2

34 Fakta Mengenai Perang Dingin Bag.2

Spread the love

Dalam sebuah deklasifikasi berjudul The Official C.I.A. Manual Trickery and Deception yang membahas cara menyembunyikan pil doping dalam kotak korek api yang kemudian secara diam-diam memasukkannya ke minuman seseorang atau musuh sambil berpura-pura menawarkan mereka menyalakan rokok mereka, (pada masa tradisi menyakan rokok lawan bicara adalah bentuk penghormatan)

  1. Perang Dingin berlangsung selama 40 tahun, selama waktu itu Amerika Serikat dan Uni Soviet berusaha mengendalikan sebanyak mungkin negara, bahkan jika negara-negara tersebut tidak bernilai secara ekonomis atau strategis.
  2. Baik Presiden Amerika Serikat Reagan dan Perdana Menteri Soviet Mikhail Gorbachev sepakat bahwa mereka akan menghentikan sementara Perang Dingin jika tiba-tiba terjadi invasi alien.
  3. Perang Vietnam (1959-1975) adalah perang proxy paling mematikan pada era Perang Dingin. Lebih dari 3,5 juta orang meninggal. Perang mematikan kedua selama Perang Dingin adalah Perang Korea (1950-1953), dengan lebih dari 3 juta orang terbunuh.
  4. Presiden A.S. George H. W. Bush dan Presiden Soviet Mikhail Gorbachev mengumumkan berakhirnya secara resmi Perang Dingin di Malta Summit pada tahun 1989.
  5. Selama Perang Dingin, lebih dari 11 juta orang meninggal dalam berbagai konflik. Negara adidaya Amerika memasok satu sisi dan Soviet memasok sisi yang lainnya.
  6. Tembok Besi yang membentang pada perbatasan yang memisahkan antara Eropa Barat yang beragama dengan Eropa Timur yang berpaham Komunis. Secara fisik, Tembok Besi itu membentang sejauh 4.225 mil (6.779 km).
  7. Winston Churchill adalah orang pertama yang menggunakan istilah “tirai besi” untuk mengacu pada batasan Perang Dingin. Dia mengatakan “tirai besi” telah jatuh ke seluruh Eropa.
  8. Dua belas negara barat menciptakan the North Atlantic Treaty Organization (NATO). Jika Uni Soviet menyerang satu negara anggota NATO, Semua negara yang tergabung dalam NATO akan membela negara yang diserang tersebut.
  9. Selama Perang Dingin, Amerika Serikat sangat ingin menggulingkan Fidel Castro, diktator Kuba, yang bersekutu dengan Soviet. Tercatat dalam sejarah bahwa, CIA menganggap memasang cangkang peledak dikolam fidel castro saat berenang.
  10. Tembok Berlin adalah simbol klasik dari Perang Dingin dan menjadi saksi sejarah akan perang tersebut hingga kini.

Bersambung ke

 

Disunting & Terjemahan

Boby Pasaribu

Komentari dgn Facebook

About Newbie

Check Also

7 Kampus Dengan Mahasiswa Calon Teroris Terbanyak, Netizen: Kampus Negri Semua Cuk

Spread the love Nyimakdulu|Kampus Radikal, Ngampus mestinya nyari ilmu buat bekal masa depan dan bisa berguna …