Sabtu , Juli 21 2018
Home / Ahok / Trisakti: Anies Baswedan Akan Ganti Nama Halte Depan Trisakti, Ini Jelas Pencitraan

Trisakti: Anies Baswedan Akan Ganti Nama Halte Depan Trisakti, Ini Jelas Pencitraan

Spread the love
Courtesy by infokita.nyimakdulu.com

Infokita.nyimakdulu.com– Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menganti nama Halte bus Transjakarta Grogol 12 Mei Reformasi menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Bahkan, hal ini telah memicu kontra di kalangan keluarga besar Universitas Trisakti.

Tidak setuju, kebijakan tersebut tidak tepat malah jadi kontraproduktif. Halte 12 mei reformasi itu punya nilai simbolis, nilai perjuangan gugurnya 4 mahasiswa trisakti dalam rangka pergantian rezim orde baru,” ujar Ketua Studi Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah kepada wartawan JawaPos.com, Sabtu (17/2/2018).

Trubus melihat Anies tidak matang dalam mempertimbangkan suatu kebijakan. Dugaan dirinya, Anies mempunyai kepentingan politik dibalik penggantian nama halte tersebut.
Penamaan halte itu sebelumnya diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Jadi, menurutnya hal ini bisa terjadi seperti penggantian nama jalan yang sempat menjadi kontroversi yang dibuat Anies yaitu Mampang Buncit.

Nama halte tersebut memang dijelaskan Trubus, terinspirasi dari monumen 12 Mei Reformasi yang ada tepat di depan Universitas Trisakti, Tomang, Jakarta. “Ya, hal ini bisa membingungkan masyarakat, tidak hanya untuk keluarga Trisakti tapi juga masyarakat Jakarta dan Grogol,” jelasnya.

“Ini memperlihatkan politik pencitraan pak Anies ini lebih banyak ke yang mau tampil beda. mau membumi hanguskan apa yang sudah dibuat gubernur sebelumnya,” tambahnya.

Dirinya menilai jika benar nama tersebut dipertahankan untuk diganti, Anies tidak menghargai nilai perjuangan mahasiwa untuk membela bangsanya. Sebagai bagian dari Trisakti, Trubus menjelasannya, kesannya seperti menyepelekan pihak Trisakti.

“Memohonlah supaya ditetapkan seperti itu (12 Mei Reformasi). Jangan diganti semena-mena, harusnya ada sosialisasi dengan Univeristas Trisakti dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Di sunting oleh: Boby Pasaribu

Sumber Jawa post : Jawa Pos Group

Komentari dgn Facebook

About Newbie

Check Also

Ilmu Filsafat Sekolah Menengah Berperan Aktif Tangkal Bibit Radikalisme Berkembang

Spread the love Nyimakdulu| Radikal, menjadi hal yang baru bagi lumrahnya rakyat kita belakangan ini, …