Cerpen OneShott

“Sebuah Cerita di Pedalaman Hutan”

Spread the love

Redaksi Cerpen

                                               

 

 

Ini adalah sebuah cerita dari sebuah negeri yang tersembunyi dibawah awan ,

jauh di pedalaman hutan dan banyak yang tidak tahu cerita itu seperti apa sebenarnya.  Dan seperti apa yang telah di lewati pemuda di pedalaman hutan,Semuanya hanyalah sebuah misteri yang belum terpecahkan tentang pengetahuan yang tersembunyi dari banyak hal. 

       Suatu hari pria itu duduk  di bawah pohon yang sangat besar pria itu ,menatap seluruh hal yang ada di sekelilingnya.Pria itu merenungi nasibnya lalu datanglah seekor elang menari-nari Diatas Awan berteriak-teriak
“wahai kau Pria yang duduk diatas batu Kenapa kau melamun di tempat itu Apa yang kau pikirkan ? dan apa yang kau renungkan ? begitulah kata burung elang di atas langit pemuda itu pun menjawab”  Aku ingin memiliki mata yang tajam , lalu sang Elang itu berkata aku akan memberikan mata yang tajam kepadamu supaya kau dapat melihat hal yang baik bagimu ,pemuda itu berkata Terima kasih elang kau telah memberikan mata yang tajam bagiku bulan berlalu , 2 bulan  berlalu, 5 bulan berlalu ,pemuda itu pun kembali ke tempat duduk di mana tempat dia merenungi segala hal.Yaitu dibawah pohon besar diatas batu ,yang dulu di singgahi~nya.

Lalu sang Elang Menghampirinya,

“wahai Pemuda apa yang kamu renungi di bawah pohon dan batu besar ini .?

“aku tidak tahu apa yang ku renungkan “

lalu sang Elang pergi mengajak dua ekor Harimau besar dan anak-anak nya .

                        Dan Sang elang  mengatakan kepada harimau sapalah anak muda itu tanyalah apa yang di inginkan

hatinya .

Lalu datanglah Harimau itu “Wahai anak muda apa yang membuat kau bermuram durja ?

lalu sang Anak manusia itu berkata

“aku ingin cakar yang kuat dan tubuh yang kuat seperti mu wahai Harimau.!

lalu Harimau itu berkata “baiklah aku akan melatih mu memiliki cakar yang kuat dan tubuh yang kuat seperti mu”

lalu setelah berhasil anak manusia itu

berkata Terimakasih harimau .

hari demi hari berlalu waktu pun terus berjalan ,kekuatan dan mata yang tajam dia pergunakan untuk berburu dan mengumpulkan makanan.

setelah 1 tahun berlalu,2 tahun berlalu,

3 tahun berlalu.

Selanjutnya pemuda itu kembali duduk di atas batu di bawah pohon besar dan juga

diatas batu besar yang sakral itu .!

datanglah Sang elang berkata “wahai anak manusia apa yang membuat mu bermuram durja dan merenungi suatu hal di atas batu itu .

Anak manusia itu tidak menjawab dan hanya diam.!

lalu datanglah Harimau berkata “wahai anak manusia apa yang membuat mu bermuram durja dan merenungi suatu hal di atas batu itu .

Anak manusia itu tidak menjawab dan hanya diam.!

Lalu datanglah Sang kelinci berkata “wahai anak manusia aku  akan mengajarkan kecerdasan bagi mu.

lalu anak manusia itu berkata baiklah,

lalu cerdaslah anak manusia itu .

dia membuat api untuk membakar hasil tangkapan~nya .

Dan 3 Tahun berlalu  4 tahun berlalu hutan itu berubah menjadi sebuah desa ,namun pada yang ke 5 Tahun Anak manusia itu kembali duduk di bawah pohon besar dan batu besar itu merenungi suatu hal.


Lalu berkumpulah

semua binatang di hutan di kumpulkan sang Raja hutan Singa . Singa itu Berkata kepada rakyatnya ” mengapa Anak manusia ini kembali ke duduk diatas batu itu apa yang dia renungi .

Sang Harimau berkata,” Sebaiknya yang Mulia Raja hutan sendirilah yang Bertanya kepada Anak manusia itu ”  

Sang Singa Raja Hutan berkata “Wahai Anak Manusia ,apa yang membuat mu bermuram durja dan merenung ?

Anak manusia itu menjawab ” Aku ingin mengetahui isi bumi ada apa didalamnya ?

” lalu datanglah sang ular yang berkata “mulia Sang Raja Hutan , hamba akan memberi Tahukan kepada anak manusia apa yang terdapat pada isi bumi ”  Yaitu Emas ,Perak,Tembaga,intan,permata ada di bawah sana . 

Dan ular itu berkata “Wahai anak manusia , ikutilah aku maka akan ku ajarkan cara menambang hal~hal itu dari perut bumi.

Setelah anak manusia itu mengetahui apa yang ada dalam perut bumi maka ,anak manusia pun membuka Hutan yang luas menjadi pertambangan mengeruk bumi.  Sehingga bumi pun menjadi Tandus dan sangat gersang 12 tahun berlalu 18 Tahun berlalu hingga 50 tahun berlalu anak manusia itu kembali merenung di tempat batu besar itu ,Namun sayangnya Pohon ~ pohon telah berubah mengering dan yang terlihat hanya limbah ~ limbah saja tempat yang dulu hijau berubah menjadi gersang , semua binatang telah mati dan tanah mengalami terkikis habis .

Anak manusia itu kehilangan semua teman~teman nya binatang di Hutan .

Lalu Berkatalah Bumi “Wahai anak manusia apa yang membuat mu bermuram durja dan merenung .

” aku kehilangan teman~teman ku”

Lalu bumi berkata “Wahai anak manusia aku telah kehilangan segala hal dari perut bumi ,pohon~pohon sudah habis ,tanah~tanah sudah terkikis ,ikan dan binatang sudah banyak mati tidak ada lagi yang dapat ku beri untuk mu ,

                         Tidak ada lagi yang pantas berpijak di atas bumi ini aku bumi akan mengakhiri semuanya dengan adil ,aku akan memuntahkan isi perut bumi kepada daratan dan lautan hal itulah yang masih tersisa.

      Cerita ini saya Dedikasikan kepada seluruh Dunia untuk , menyayangi bumi kita agar Tidak serakah dengan apa yang ada di bumi, karena keserakahan akan bumi pada akhir nya akan menghancurkan Bumi kita sendiri .

By . Mr.conan

Hijaukan Bumi Kita.!

Komentari dgn Facebook

Nyimak Tv Dulu