Budaya info Jogja Opini

Jogja: Harusnya Malioboro Jadi Cagar Budaya!

Spread the love
Courtesy of infokita.nyimakdulu.com

Credit by :  Mr.Supriyanto Kartono

Menyelami dunia maya tak ada habisnya, apalagi netizen yang ada di socmed dewasa ini, makin cermat dalam berinteraksi satu sama lain, tak lepas dari opini yang berkembang, yang memiliki tujuan dan harapan yang baik dalam opini tersebut.

Tak dapat kita pungkiri lagi, dengan hadirnya media social maka, semakin mudahnya masyarakat dari kalangan menengah atas hingga kalangan bawah memberikan opini mereka atau sekedar uneg-uneg, nah kali ini admin mau menyadur ulang opini salah satu masyarakat jogja mengenai, Mengapa kawasan Malioboro bukan Cagar Budaya?

Yuk Simaks.

Stay Tune Trus ya di infokita.nyimakdulu.com

Bertukar pikiran untuk kemajuan Yogyakarta
=====================================
Sudah 17 bulan ini saya berdomisili di kota gudeg Yogyakara dan dalam beberapa kesempatan saya sudah beberapa kali melewati kawasan Malioboro yang tersohor kepelbagai penjuru Nusantara akan kemolekan dan kawasan yang begitu artistik serta bernilai tinggi akan seni bangunan maupun masyarakatnya yang sangat bersahabat untuk turis yang melancong.

Saya merasa di Malioboro ini kawasannya kurang tertata rapih, Saya perhatikan dan mulai menghayal ke masa lampau, Alangkah bagus & eloknya apabila nanti Malioboro ditata kembali dan dijadikan kawasan “Wisata Belanja Tempo Doeloe”, di Singapura ada kawasan China Town, sama seperti kota kembang Bandung ada di Jl.Braga.

Jika Pemda membuat Perda dan mengajak para pemilik bangunan untuk merenovasi tanpa merubah bentuk asli bangunan, serta reklame yang sekarang terpasang dilepas dan diganti reklame mirip s’perti  zaman old, Pasti-nya kerennnn..:-).

*Saat ini hanya ada satu bangunan yang telah dijadikan bangunan cagar budaya di Malioboro, yaitu bangunan Apotek Kimia Farma.

Seandainya seluruh kawasan wilayah Malioboro dijadikan cagar budaya akan lebih bagus lagi.

*Saya kira jika Sultan sebagai pemimpin tertinggi di Yogyakarta mengeluarkan “Titah”, pastilah warga Yogyakarta akan mendukung semua, karna bagi warga Yogyakarta titah sultan adalah tinggi hakekatnya.

**Bagaimana menurut pembaca Infokita.nyimakdulu.com tentang Kawasan Malioboro..?

Tinggalkan Komentar ya.

 

Komentari dgn Facebook

Nyimak Tv Dulu